Untaian Syaikh A'idh Al- Qarni
Sebuah Untaian dari Syaikh A'idh Al Qarni
Wanita itu mengobati, padahal ia sedang sakit. Membantu, padahal ia sedang kesusahan. Begadang, padahal ia sedang lelah. Ia berduka terhadap seseorang yang tak dikenalnya.
Wanita itu selalu ingin diperlakukan seperti bocah kecil , betapapun ia mulai menua. Jangan berani mengetuk pintu hati wanita, jika kau tak membawa berkoper-koper perhatian.
Saat wanita cemburu, buatlah lukisan ciumanmu pada kedua tangannya, biarkan ia merasakan bahwa ia merupakan kenikmatan Allah SWT yang sangat besar bagimu. Wanita yang tenang nan lembut ternyata membuat kebisingan terbesar di hati lelaki. Wanita itu meskipun keras hati sebenarnya tak pernah kosong dari rasa simpati dan kasih sayang.
Tak ada yang mampu menanggung kegilaan dan kecemburuannya, kecuali lelaki yang mencintainya dengan sebenarnya. Bukan aib jika lelaki mau belajar dari hati wanita, sesuatu yang menjadikannya semakin manusiawi dan semakin lembut.
Wanita itu takut dikhianati, takut kehilangan, dan tak mudah melupakan seseorang yang mencintainya. Ia terus mengawasi dari jauh.
Ada wanita yang bisa mengasuh anak tanpa seorang ayah, tetapi tak mungkin seorang lelaki bisa mengasuh anak tanpa ibu. Disinilah letak keindahan wanita.
Jika kau benar benar lelaki , kau pasti punya wanita.
Jika kau benar benar jantan, kau pasti punya betina.
Kapanpun kau menjadi raja,pasti akan ada ratu.
Kapanpun kau kasmaran, pasti ada wanita seperti orang sedang kehilangan anak.
Jangan sampai kau tak punya apa apa, sementara kau menginginkan segala-galanya dari wanita. Ingat, saat ruh ditiupkan padamu, kau ada di rahim wanita. Saat kau menangis, kau ada di pangkuan wanita. Saat kau kasmaran, kau ada di hati wanita.
Karenanya, perlakukan wanita dengan penuh kelembutan. Wanita diciptakan sebagai amanah, bukan unuk dihinakan.
(Dikutip dari buku "The Real Muslimah" by Arif Rahman Lubis)
Wanita itu mengobati, padahal ia sedang sakit. Membantu, padahal ia sedang kesusahan. Begadang, padahal ia sedang lelah. Ia berduka terhadap seseorang yang tak dikenalnya.
Wanita itu selalu ingin diperlakukan seperti bocah kecil , betapapun ia mulai menua. Jangan berani mengetuk pintu hati wanita, jika kau tak membawa berkoper-koper perhatian.
Saat wanita cemburu, buatlah lukisan ciumanmu pada kedua tangannya, biarkan ia merasakan bahwa ia merupakan kenikmatan Allah SWT yang sangat besar bagimu. Wanita yang tenang nan lembut ternyata membuat kebisingan terbesar di hati lelaki. Wanita itu meskipun keras hati sebenarnya tak pernah kosong dari rasa simpati dan kasih sayang.
Tak ada yang mampu menanggung kegilaan dan kecemburuannya, kecuali lelaki yang mencintainya dengan sebenarnya. Bukan aib jika lelaki mau belajar dari hati wanita, sesuatu yang menjadikannya semakin manusiawi dan semakin lembut.
Wanita itu takut dikhianati, takut kehilangan, dan tak mudah melupakan seseorang yang mencintainya. Ia terus mengawasi dari jauh.
Ada wanita yang bisa mengasuh anak tanpa seorang ayah, tetapi tak mungkin seorang lelaki bisa mengasuh anak tanpa ibu. Disinilah letak keindahan wanita.
Jika kau benar benar lelaki , kau pasti punya wanita.
Jika kau benar benar jantan, kau pasti punya betina.
Kapanpun kau menjadi raja,pasti akan ada ratu.
Kapanpun kau kasmaran, pasti ada wanita seperti orang sedang kehilangan anak.
Jangan sampai kau tak punya apa apa, sementara kau menginginkan segala-galanya dari wanita. Ingat, saat ruh ditiupkan padamu, kau ada di rahim wanita. Saat kau menangis, kau ada di pangkuan wanita. Saat kau kasmaran, kau ada di hati wanita.
Karenanya, perlakukan wanita dengan penuh kelembutan. Wanita diciptakan sebagai amanah, bukan unuk dihinakan.
(Dikutip dari buku "The Real Muslimah" by Arif Rahman Lubis)
Komentar
Posting Komentar